Senin, 10 November 2014

Artikel Isu Ekonomi Makro


Keuntungan Adanya Perdagangan Bebas 

Perekonomian Indonesia yang seiring dengan perkembangan zaman terus mengalami perubahan. Dengan disertai perkembangan teknologi, hampir seluruh bidang kehidupan tidak terlepas dari pengaruh perkembangan teknologi tersebut. Hampir seluruh negara di dunia dapat dengan mudah mengakses informasi dari negara lainnya.
Salah satu pengaruh besar dari perkembangan tersebut juga tampak dalam bidang ekonomi. Bentuk perekonomian yang telah mendunia tersebut mengakibatkan negara-negara di dunia mudah keluar-masuk ke negara lain untuk menjalankan kegiatan ekonomi. Hubungan bilateral yang dibentuk tersebut tidak berarti sebagai ancaman sebuah negara yang lebih kecil taraf perekonomiannya.   sekarang lebih mengembangkan sistem perekonomian yang terbuka dan bebas menjelang datangnya tahun 2015.  
Dalam perekonomian negara di Indonesia, hubungan ekonomi dengan negara lain dilakukan untuk meningkatkan kemakmuran perekonomian negara. Banyak negara asing yang melakukan investasi di Indonesia karena memandang adanya potensi kekayaan alam yang melimpah di negara Indonesia. Jumlah investasi tersebut berpengaruh pada peningkatan pendapatan negara. Oleh karena itu, suatu negara yang sedang berusaha mengembangkan perekonomian negaranya akan terus menekan tingkat investasi terutama dari pihak asing yang dapat memberikan sumbangan besar terhadap negara tersebut.
Indonesia menjadi salah satu incaran investor asing yakni China yang merupakan salah satu penyambutan terhadap Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) pada tahun 2015. Dari salah satu sumber berita mengatakan bahwa China memiliki cadangan investasi sebesar U$$ 2,5 triliun dan Indonesia akan berupaya mempertahankan kesempatan emas tersebut dengan mempermudah sistem perijinan untuk masuk ke pasar dalam negeri.
  Peluang tersebut dapat memberikan keuntungan yang besar dalam meningkatkan perekonomian negara. Dengan adanya investasi sejumlah nilai yang cukup besar tersebut, dapat memudahkan pemerintah menjalankan kegiatan negara termasuk kebutuhan pembiayaan negara seperti perbaikan infrastruktur negara atau pembiayaan operasional di pemerintahan  pusat sendiri. Sehingga upaya pengembangan perekonomian negara dapat terus berlanjut dan dapat dipertahankan di tengah perekonomian dunia.